Detail Cantuman Kembali

XML

Hubungan Indeks Massa Tubuh Dengan Derajat Hipertensi Di Poli Penyakit Dalam RSUD Indramayu



Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang bertambah jumlah nya
di Indonesia. Faktor resiko dari hipertensi yaitu salah satunya berat badan.
Pengukuran berat badan dapat dinilai dengan cara menghitung IMT. IMT adalah
indikator kadar relatif lemak tubuh seseorang yang digunakan untuk menentukan
status berat badan seseorang yang terbagi dalam kategori underweight , normal,
overweight , obesitas I, obesitas II. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui
hubungan indeks massa tubuh dengan derajat hipertensi di Poli penyakit dalam
RSUD Indramayu.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian analitik dengan pendekatan cross
sectional . Populasi pada penelitian ini adalah pasien dengan hipertensi yang
berjumlah 76 responden, adapun teknik sampel menggunakan porpusive sampling
sebanyak 63 responden. Instrument penelitian menggunakan lembar observasi dan
alat spygnomanometer, timbangan digital dan stadiometer. Data yang didapatkan
dianalisis menggunakan uji Pearson chi square.
Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sebanyak 27 responden (42,9%) dengan
indeks massa tubuh obesitas I dan sebanyak 28 responden (44,4%) mempunyai
derajat hipertensi stage I. Hasil uji statistik didapatkan nilai p-value = 0,511 ( p-
value > 0,05).
Simpulan dari penelitian ini tidak ada hubungan antara indeks massa tubuh
dengan derajat hipertensi di Poli penyakit dalam RSUD Indramayu. Disarankan
untuk pelayanan kesehatan yaitu dapat memberikan informasi tentang hubungan
indeks massa tubuh dengan derajat hipertensi, sehingga dapat memberikan
pelayanan yang optimal untuk mencegah komplikasi yang ditimbulkan dari
peningkatan tekanan darah.
Ridho Kunto Prabowo - Personal Name
Novi Dwi Irmawati - Personal Name
Rico Firmansyah - Personal Name
610.5 FIR h
610.5
Text
Indonesia
STIKes Indramayu
2023
Indramayu
LOADING LIST...
LOADING LIST...